Untuk Kota Tidore, sektor ekstraktifnya lebih banyak berupa sumber daya alam, namun jika dilihat dari Rod mapnya, seni pertunjukan pertumbuhannya sangat luar biasa, seperti tarian-tarian yang bisa mendunia. Itu semua berasal dari tanah Maluku Utara dan salah satunya berada di Tidore, tentu ini sangat membanggakan.
Senada disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Tidore, Mochtar Djumati, ia memberikan apresiasi atas hadirnya DPC Gekraf Kota Tidore, yang dipimpin oleh Nurul Asnawia.
“Sebagai Wakil Ketua DPRD, saya memberikan support terhadap Gekraf Kota Tidore, mudah-mudahan ekonomi kreatif di Tidore lebih maju dan lebih terdepan di Provinsi Maluku Utara,” tutur Mochtar.
Ketua DPC Partai Nasdem Kota Tidore itu menambahkan, di Tidore sudah ada pelaku ekonomi kreatif yang telah memberikan sumbangsih besar terhadap pemerintah daerah Kota Tidore.
“Dengan adanya DPC Gekraf ini sangat membantu pemerintah Kota Tidore, kami bersama pemerintah mengucapkan banyak terimakasih. Semoga dengan adanya kegiatan seperti dapat memotivasi masyarakat untuk berinovasi sehingga membentuk ekonomi kreatif. Sebab dengan adanya ekonomi kreatif dapat membuka lapangan pekerjaan dan membantu pertumbuhan ekonomi di Tidore,” tandasnya.
Sementara Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina DPC Gekraf Tidore, mengatakan sinergitas DPC Gekraf dan Pemerintah Daerah perlu diperkuat, dalam rangka membangun kolaborasi untuk menghidupkan pelaku ekonomi kreatif yang ada di Tidore.
Bahkan tak sungkan-sungkan wawali menegaskan kalau kedepan, Pemerintah Kota Tidore bersama DPRD Kota Tidore akan mendorong anggaran untuk kegiatan-kegiatan yang nantinya diselenggarakan oleh DPC Gekraf untuk menggerakan para pelaku ekonomi kreatif.
