OKP 2 Kecamatan Lakukan Aksi di Polres Maba Selatan

Meminta kepada Kapolda Maluku Utara (Malut) agar segera usut tuntas pelaku pembunuhan yang terjadi saat ini. Massa aksi juga meminta kepada Kapolri untuk membentuk tim khusus dan melakukan operasi militer dalam rangka menyisir hutan Halmahera.

Tuntutan terakhir para massa aksi yang disampaikan adalah meminta kepada Polda Malut dan Polres Haltim agar dapat tuntaskan 8 DPO yang hingga kini belum juga tertangkap.

“Kami juga menegaskan jika tidak dipenuhi, maka akan menimbulkan amarah warga yang meninggi,” kata Korlap Aksi Nanang Suaib.

Sementara itu Kapolres Haltim AKBP. Eddy Sugiharto menanggapi massa aksi dan menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya korban pembunuhan yang terjadi di Gotowasi Maba Selatan.

Kapolres mengakui jika pihaknya saat ini selalu berupaya melakukan program pengamanan Kamtibmas dalam rangka keamanan dan kenyamanan warga, akan tetapi dirinya mengakui masih saja terjadi aksi pembunuhan yang tidak diduga akan terjadi.

“Salah satu program kegiatan Polres yaitu Kamtibmas  dengan target tidak ada masalah terkait Kamtibmas namun masih terjadi pula, banyak upaya yang sudah dilaksanakan oleh pihak polres,” katanya.

Kata dia selaku orang yang dituakan di tubuh Polres Haltim, tentu  akan berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan kasus tersebut. 

Ia juga meminta bantuan dari masyarakat untuk selalu mensupport dalam menangani kasus tersebut.

“Dan sesungguhnya saya datang ke sini dengan harapan dapat memberikan yang terbaik bagi warga Halmahera Timur, oleh sebab itu kami meminta waktu untuk bekerja dan mengungkap kasus ini,” lanjutnya.

Pihaknya juga akan membentuk tim gabungan yang terdiri dari Reskrim, bahkan Bhabinkamtibmas untuk menangani kasus tersebut. “Yang jelas kami ingin mengungkap kasus ini hingga selesai,” katanya.(cr-01)