Ketiga narasumber juga secara terang-terangan memberikan pernyataan dukungan bahwa Enrique itu pengeliling dunia pertama dan berasal dari Tidore.
“Enrique ini orang Tidore. Tidak perlu harus menjadi seorang ahli sejarah dulu baru mengatakan Enrique dari Tidore, tetapi dari sejumlah referensi yang dibaca sudah dapat memperkuat bahwa Enrique benar berasal dari Tidore,” ungkap Syaiful Bahri Ruray.
Seminar ini juga melibatkan sejumlah narasumber tokoh nasional dan daerah diantaranya Felix Wanggai, Irfan Ahmad dan Moksen Idris Sirfefa dengan Moderator Asghar Saleh seorang penulis dan aktivis Kebudayaan Maluku Utara.
Sementara peserta seminar berasal dari unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, politisi, anggota DPRD, guru-guru sejarah, pemerhati sejarah dan budaya, komunitas dan unsur pemuda.
Menurut Helmi Yahya, dia meyakini berdasarkan sejumlah referensi dan sejumlah fakta sudah dapat memperkuat bahwa Enrique itu pengeliling dunia pertama dari Tidore.
“Untuk saat ini dipastikan bahwa pengeliling dunia pertama itu Enrique dan berasal dari Tidore, sampai ada bukti sejarah baru yang membantah itu,” terang Helmi.
