TIDORE – Hingga Triwulan II per 31 Juli 2020, Pendapatan Asli Daerah Kota Tidore Kepulauan saat ini telah terealisasi atau masuk sebanyak Rp. 28.588.315.468, dari target yang ditentukan untuk PAD Tahun 2020 senilai Rp. 41.834.231.842.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tikep A. Rasyid Fabanyo saat ditemui media ini di ruang kerjanya, dia mengatakan bahwa terjadi pengurangan PAD Kota Tikep dari target yang ditetapkan sebelumnya senilai Rp. 46.113.789.883 kemudian turun menjadi Rp. 41.834.231.842. dikarenakan adanya musibah luar biasa berupa Covid-19. “Untuk sisa PAD yang belum masuk sebanyak 13.245.916.374 Milyar,” ungkapnya.
Untuk itu, Rasyid berharap kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengahsil pajak agar dapat bekerja secara maskimal sehingga per 31 Desember 2020 target PAD yang telah ditentukan bisa tercapai.
“Meskipun dalam situasi pandemi kami optimis target yang ditentukan akan tercapai, karena untuk batas waktu ini masih sampai pada 31 Desember 2020,” jelasnya. (ute)

