DARUBA – Pantai Army Dock yang menjadi salah satu icon wisata paling ramai dikunjungi wisatawan di Pulau Morotai, kini menghadapi masalah sampah yang serius.
Pantauan Fajar Malut, Senin (1/12/2025) di sepanjang garis pantai, banyak sampah plastik, botol bekas, kantong kresek, batang kayu, dan berbagai sampah lainnya ditemukan berserakan, mengotori keindahan pasir pantai dan mengancam kelestarian ekosistem laut.
Kondisi ini semakin memburuk dalam beberapa minggu terakhir, dan kebanyakan sampah tersebut merupakan sampah kiriman dari laut.
Setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai maupun aktivis lingkungan, serta OKP selalu rutin membuat kegiatan bersih-bersih pantai, namun tetap saja sampah terus menumpuk.
“Pantai Army Dock memang susah untuk dibersihkan. Karena hari ini anda bersihkan, seminggu kemudian terjadi lagi penumpukan sampah, kebanyakan itu batang kayu dan botol plastik yang hanyut, dan botol plastik itu kalau kita lihat lebel kemasan itu banyak dari Filipina,” kata Mirza salah satu pengunjung.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

