Pasien Positif Covid-19 Karantina Dirumah

Jubir Penanganan Covid-19 Tikep Saiful Salim

TIDORE – Sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tidore, saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasalnya, tempat karantina yang disediakan pemerintah daerah telah penuh.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Saiful Salim saat dikonfirmasi mengatakan, kebijakan isolasi mandiri terhadap pasien positif disebabkan sudah penuhnya tempat karantina. “Itu yang menjadi kendala saat ini, Diusahakan masuk karantina kalau sudah ada penambahan asrama, pelayanan medis diupayakan untuk terlayani,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saiful mengaku bahwa isolasi mandiri di rumah bagi pasien terkonfirmasi positif covid-19 atau virus corona sangatlah tidak efektif, “Tetap tidak efektif, tapi kendala di Tidore minim fasilitas,” ucapnya.

Saat ditanya terkait dengan jumlah pasien positif yang melakukan isolasi mandiri di rumah, Saiful mengatakan bahwa untuk data terakhir isolasi mandiri di rumah pihaknya belum melakukan pengecekan ke tim karantina, “Saya belum cek data terkahir, karena malam ini ada penambahan 3 orang masuk di LPMP lagi,” tuturnya.

Saat ini pemerintah daerah punya 3 tempat karantina untuk menampung pasien terkonfirmasi positif, yang disediakan Gugus Tugas Kota Tidore Kepulauan, yakni SKB Tomagoba dengan 13 kamar yang sudah ditempati 13 pasien, Gues House Pemda dengan 7 kamar yang sudah ditempati 13 pasien dan LPMP Maluku Utara di Kelurahan Rum dengan 17 kamar yang sudah ditempati 31 pasien.

“Gugus Tugas Tidore masih berupaya untuk berkoordinasi dengan dengan pihak LPMP untuk menambah 1 asrama lagi, kita berharap LPMP dapat mengizinkan penambahan Asrama lain yang masih dimiliki, saat ini yang digunakan adalah Asrama Halmahera. Sementara tempat karantina di Eks kediaman Walikota saat ini ditempati tenaga medis untuk ruang ganti dan istrahat,” tuturnya. (ute)