TERNATE – Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailusy meminta Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman mengganti pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkinerja buruk.
Muhajirin kesal karena ada banyak program kegiatan yang belum terlaksanakan, padahal sudah memasuki akhir triwulan kedua. “Kan semua kegiatan dilaksanakan teman-teman di bawah kepala Dinas, itu kan ujungnya ada di Wali Kota, Wali Kota akan disoroti oleh publik. Kalau saya Wali Kota yang begitu-begitu saya kasih sanksi. Kalau ditegur tidak bisa ya sebaiknya diganti saja,” tegasnya.
Sikap DPRD Kota Ternate belum berubah, DPRD kata dia mendesak OPD untuk menyiapkan dokumen perencanaan yang terinput di data ULP dalam rangka tender program kegiatan.
“Penting sebenarnya Wali Kota selain melakukan rapat koordinasi, sudah ada catatan evaluasi bagi mereka yang menindaklanjuti perintah, yang terlambat atau yang berkinerja rendah ya harus punya catatan tersendiri,” katanya.
Wali Kota Ternate harus memberikan sanksi jika ada OPD yang sengaja terlambat ataupun yang berkinerja buruk. “Kalau keterlambatannya atas dasar sengaja atau berkinerja rendah, kenapa tidak harus diganti,” sesal Muhajirin. (nas)

