Pekerjaan Lanjutan Jalan Desa Capalulu-Kaporo di Sanana Terancam Gagal

Pekerjaan Lanjutan Jalan Desa Capalulu-Kaporo Kepsul terancam gagal

SANANA – Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), tidak serius melanjutkan pekerjaan jalan Desa Capalulu dan Desa Kaporo, Kecamatan Mangoli Tengah.
Ruas jalan yang diperkirakan panjang 11 kilometer ini sudah dianggarkan di APBD induk tahun 2022.

Namun hingga memasuki awal bulan Desember 2022 tidak ada progres pekerjaan di lokasi. Jalan Desa Capalulu-Kaporo ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 dengan total Rp 5 Miliar lebih.

Sedangkan, 2021 Dinas PU telah meluncurkan dana sebesar Rp 7 Miliar lebih untuk pembangunan jalan Desa Capalulu-Kaporo tersebut.

Kendati, sudah dua kali tahun anggaran dianggarkan oleh Dinas PU dengan total anggaran sebesar Rp 12 Miliar lebih. Namun, jalan sepanjang 11 kilometer tersebut sampai saat ini belum selesai dikerjakan.

Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula, Maluku Utara Fachril Kemhay, meminta penegak hukum segera membidik proyek lanjutan jalan Desa Capalulu-Kaporo.

“proyek jalan desa capalulu-kaporo itu saya meminta penegak hukum, polres atau kejaksaan untuk memanggil Dinas PU dan kontraktor untuk di periksa,” pintanya.

Hingga berita ini diturunkan Fajarmalut, belum dapat mengkonfirmasi Kepala Dinas PU Jainudin Umaternate dan Kotraktor jalan Desa Capalulu-Kaporo, Yopi. Berdasarkan informasi yang dipungut Fajarmalut, Senin (12/12/2022) menemukan, kontraktor pekerjaan lanjutan jalan Desa Capalulu-Kaporo sudah melakukan pencairan anggaran sebesar 25 persen dan bahkan Dinas PU sudah dua kali melayangkan surat panggilan ke kontraktor. (wat)