DARUBA – Warga Desa Maba Kecamatan Morotai Utara diresahkan dengan abrasi pantai yang mulai mencapai pekuburan umum mereka. Talud penahan abrasi yang dibangun sejak enam tahun lalu sudah mengalami kerusakan.
Algajali Bayu salah satu staf di Pemerintah Desa Maba kepada wartawan mengatakan sebelumnya talud yang dibangun oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) sejak 6 tahun lalu sudah rusak.
“Pernah dibangun talud dari PNPM-MPd namun tinggi talud hanya 50 meter dan tidak mampu menahan ombak besar dan kini sudah roboh. Sekarang ini lebih parah lagi bahkan dalam hitungan Minggu kemungkinan abrasi sudah sampai ke areal pekuburan,” ungkap Algajali Bayu, Minggu (26/7).
Masalah ini sudah disampaikan ke Pemda Morotai, namun belum ditindaklanjuti dan pernah kami tatap muka dengan pihak BNPB serta Dinas PU tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan.
Ditempat terpisah, Kadis PU-PR Kabupaten Pulau Morotai, Abubakar A Rajak ketika dikonfirmasi mengatakan Talud Desa Maba sudah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara tinggal menunggu ditindaklanjuti. “Sudah buat usulan ke BPBD Provinsi Maluku Utara,” singkat Abubakar A Rajak. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

