TERNATE – Bagi warga Kota Ternate yang hendak melakukan pemasangan jaringan baru air bersih dari PDAM Kota Ternate atau Perumda Air Bersih Ake Gaale, harus bersabar. Karena saat ini manajemen Perumda Ake Gaale menghentikan sementara pemasangan jaringan baru.
Langkah ini diambil karena manajemen PDAM masih berupaya untuk melakukan perbaikan jaringan, untuk didistribusikan ke warga yang kesulitan air bersih.
Direktur Utama Perumda Air Bersih Ake Gaale Abubakar Adam mengatakan, saat ini masih menghentikan sementara pemasangan baru, karena pihaknya masih menyelesaikan keluhan warga di beberapa lokasi. “Karena ada beberapa daerah airnya belum normal mengalir setiap hari, dimana tiga hari mati satu hari mengalir,” katanya, Minggu (13/02/2022).
Dengan kondisi itu, kata dia, menunjukkan kapasitas yang dimiliki Perumda Ake Gaale saat ini belum mampu melayani warga Kota Ternate. “Kalau kita buka lagi jangan sampai mengganggu lagi, dan bisa menambah lebih panjang lagi air tidak mengalir, jadi penghentian itu bersifat sementara yang saya sebut moratorium,” sebutnya.
Dikatakannya, kondisi air bersih pada beberapa lokasi terutama pada daerah yang berada di ketinggian, aliran air nya belum normal, salah satunya di Maliaro dan Tabona termasuk Tanah Tinggi Barat, dan untuk Maliaro sebagai solusinya saat ini pihaknya sedang melakukan penyambungan dengan jalur skep.“ Kalau sudah normal baru kita lihat, karena instalasi tidak sesuai dan kami ada lakukan perbaikan. Kalau sudah itu sudah normal untuk menjangkau kawasan yang sering di keluhkan ditambah bantuan sumur baru yang kita dapat itu normal, baru kita buka lagi pemasangan jaringan baru,” tandasnya.
Sebab langkah ini harus diambil, menurut Abdullah pada beberapa kawasan yang pelayanan air bersihnya belum maksimal, meski langkah yang diambil itu akan dikeluhkan sebagian warga yang hendak melakukan pemasangan jaringan, namun langkah ini harus diambil agar pelayanan air bersih ke warga bisa dilakukan secara maksimal.
“Kalau daerah seperti Soa dan Akeboca sebelumnya tidak normal sekarang sudah jalan normal, ini suatu terobosan yang kami lakukan. Kalau konektivitas dari skep sudah selesai, maka Maliaro dan yang lain itu bisa tercover, tinggal di wilayah Jan (Tabona),” ucapnya.
Menurutnya, saat ini pihaknya juga sedang memantau air di danau ngade yang debitnya sempat menurun, tapi ketika hujan sekarang sudah kembali naik, kalau nanti distribusinya juga sudah berjalan normal maka penyambungan jaringan akan dibuka.
“Itu realitas yang kita hadapi, sehingga saya harus ambil langkah seperti itu dan bersifat sementara, sambil kita benahi secara internal dan jaringan secara umum,” lanjutnya.
Selain itu, dia menyebutkan, ada program dari Pemkot Ternate melalui Kotaku yang melakukan pemasangan jaringan baru yang itu harus dilayani, namun pemasangannya bukan melalui Perumda Ake Gaale namun melalui PUPR, mereka ini yang memasang secara keseluruhan baru akan disambungkan oleh Perumda.“ Kalau jumlah pelanggan kita saat ini sudah 33 ribu lebih sudah termasuk Moti,” tutupnya.(cim)

