TERNATE– Penataan sisi timur pada kelurahan Makasar Timur yang diperuntukan untuk pedagang kuliner, kini sudah mulai di lakukan dengan alokasi anggaran 19 milyar. Yang mana penataan dengan melakukan pembangunan anjungan kini sudah mulai jalan, bahkan pelaksana kegiatan sudah mulai melakukan pembersihan lokasi.
Dimana penataan kawasan tapak II itu nantinya akan di peruntukan sebagai tempat wisata dengan menjajakan kuliner khas Kota Ternate seperti pisang goreng dan air goraka.
Plt. Kepala Dinas Perkim Kota Ternate Sukarjan Hirto mengatakan, penataan pada sisi timur di kawasan tapak II kelurahan Makasar Timur, Kecamatan Ternate Tengah oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Malut, Kementrian PUPera, tahun ini mulai jalan, dengan membangun pusat kuliner wisata.
“Pelaksanaannya sudah di mulai pada 26 Maret sampai Desember,” katanya Senin (28/3/2022) kemarin.
Menurut dia, kegiataan penataan sisi timur dari makasar timur ini sudah empat kali di lakukan tender, dan baru tahun ini bisa di mulai pekerjaannya.
“Ada beberapa pekerjaan selain penataan sisi timur, ada juga pekerjaan jalan sekitar 200, untuk kegiataan penataan di makasar timur sendiri totalnya sesuai tender itu sebesar Rp.19 milyar,” sebutnya.
Kawasan itu nantinya kata dia, akan di peruntukan bagi pelaku UKM yang di relokasi beberapa waktu lalu dengan jumlah 28 pelaku usaha kuliner.
“Jadi konsep desainnya sebagai tempat wisata, dengan kontruksi tiang pancang sehingga tidak ada reklamasi, nantinya itu di peruntukan untuk masyarakat makasar timur,” tegasnya.(cim/*)

