Pembayaran Multi Years 20 Miliar Ditunda

DR. Rizal Marsaoly, MM

TERNATE – Kondisi keuangan Pemkot Ternate saat ini sangat terbatas, hal ini membuat hutang kegiatan multi years sebesar Rp20 miliar ditunda pembayarannya pada 2022 mendatang.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, untuk dokumen RAPBD-P tahun 2021 direncanakan pekan depan disampaikan. Dari estimasi saat ini, pihaknya berusaha normal meski ada sejumlah penyesuaian dan refocusing ditambah hutang multi years yang di reschedule. “Ini langkah yang diambil oleh Pemerintah agar belanja di OPD tepat sasaran dengan tetap menjaga anggaran berjalan stabil, sehingga apa yang menjadi visi pak Wali di tahun 2021 ini dapat berjalan secara baik,” ungkapnya.

Reschedule kata dia, penting dilakukan karena ada beberapa kegiatan yang setelah di refocusing namun setelah di lihat harus ditahan dan tidak bisa di refocusing.” Karena tidak ada pos lain lagi yang harus kita ambil, solusinya me reschedule kembali hutang itu Rp 20 miliar di dorong ke 2022,” sebutnya.

Menurutnya, DPRD meminta agar reschedule (menjadwalkan ulang) ini dapat dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. “ ni tujuannya agar kita menjaga, sehingga dengan anggaran yang terbatas ini OPD bekerja sesuai dengan apa yang tertuang dalam RKPD di 2021, sehingga mana yang prioritas itu yang didahulukan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, di tahun ini dalam APBD dianggarkan untuk pembayaran multi years sebesar Rp 81.9 miliar. “ Rp40 miliar sudah terbayar, sisanya Rp 41 miliar dari jumlah itu Rp 20 miliar kita dorong ke 2022 dan Rp 21 miliar kita bayar,” tegasnya.(cim)