WEDA – Pembukaan MTQ ke XXVIII tingkat Provinsi Maluku Utara berlangsung spektakuler, ribuan masyarakat Halteng tumpah ruah menyaksikan gelaran pembukaan yang dihelat di Bumi Fagogoru, Pendopo Falcino, Desa Fidi Jaya, Selasa (15/09/20) malam.
Ketertarikan masyarakat ini bukan tanpa sebab, karena pada pembukaan MTQ ke XXVIII ini, penyelenggara menyajikan hiburan yang sangat menarik, baik teater religi yang dibawakan oleh Sanggar Kabata, Marching Band, dan tarian Lala. Selain itu juga, masyarakat ingin menyaksikan lantunan suara merdu Qori Internasional Hi Darwin Hasibuan.
Tamu undangan dan masyarakat Kabupaten Halteng pun terperanga akan penampilan dari suguhan acara pada saat pembukaan itu. Termasuk suara takbir menggema di langit Kota Weda ketika Hi. Darwin melantunkan ayat demi ayat saat pembukaan.
Kesuksesan acara tersebut berkat kerja keras Panitia Daerah dibawa komando Bupati Edi Langkara dan Wabup Abd Rahim Odeyani yang kurang lebih dua bulan mempersiapkannya, dengan menyajikan penampilan yang sempurna, spektakuler dan berkelas nasional.
Dalam sambutan selamat datang, Bupati Halteng Edi Langkara menyampaikan, menyambut seluruh tamu undangan dan seluruh kafilah dengan spirit Fagogoru, yaitu spirit cinta kasih dan spirit rahmatan lil alamin saling hormat dan menyayangi,” ucap Edi.
Musabaqah yang telah melembaga sejak tahun 1968 ini, bukan semata karena lomba, tapi juga dimaknai sebagai media bagi syiar islam, yang berguna untuk menstimulasi keinginan dan hasrat belajar dan melafazkan ayat suci Allah SWT, oleh seluruh khalayak baik yang sudah ahli maupun yang awam.
“Musabaqah ini juga tidak sekedar menjadi kompetisi biasa, tetapi harus menjadi bagian dari upaya membangun ukhuwah islamiyah sebagai perwujudan konsep hablum minannas, dalam kerangka mengharapkan ridho dari Allah SWT. Sebagai manifestasi kehidupan Hablumminallah,” terang Edi.
Di atas mimbar yang terhormat itu, Bupati menyampaikan, atas nama pemerintah Halteng dan seluruh masyarakat sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan MTQ ke XXVIII Provinsi Malut tahun 2020, berharap semoga penyelenggaraan MTQ yang dipusatkan di Bumi Fagogoru dapat memperteguh ikatan ukhuwah sebagai kekuatan iman dan spiritual yang diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya, sehingga menumbuhkan perasaan kasih sayang, persaudaraan, dan kemuliaan terhadap saudara seakidah, antara golongan agama, ras dan etnis sebangsa dan setanah air.
“Sebagaimana dikatakan oleh Abdullah bin Mas’ud, jika kalian menginginkan ilmu, maka salamilah Al-quran karena didalamnya terdapat ilmu orang-orang terdahulu dan yang akan datang,” kutip Edi.

