TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Pemkab Halut) saat ini melakukan inventarisasi terhadap lahan masyarakat yang terdampak kebakaran.
Hal itu dilakukan guna mendorong pemulihan lahan pertanian dan perkebunan masyarakat sekaligus memperkuat komoditas unggulan daerah sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi.
Dalam rapat perdana PA4ED, pada Selasa (06/10), Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, meminta dilakukan inventarisasi menyeluruh terhadap lahan masyarakat yang terbakar. Selain lahan, inventarisir dilakukan termasuk tanaman kelapa dan pala.
“Data ini akan menjadi dasar pemerintah dalam menyiapkan bantuan bibit serta merancang program pemulihan ekonomi bagi petani, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” jelas Bupati dalam pertemuan di ruang Fredy Tjandua.
Dijelaskannya, Pemkab Halmahera Utara tengah mendorong pengembangan bibit unggul melalui sistem kloning dengan melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selain itu, Tim UGM telah melakukan pengamatan terhadap sejumlah pohon pala di Halmahera Utara, mengambil sampel dan membawanya ke laboratorium untuk menjalani pengujian.
