HALTENG – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) yang dirangkaikan dengan pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas UMKM.
Kegiatan bertajuk “Akselerasi UMKM Naik Kelas : Sinergi Produksi Berkualitas, Teknologi Desain, dan Strategi Pemasaran Digital Berbasis SDM Unggul” di BSPJI Manado. Sebanyak 10 pelaku usaha dan pendamping UMKM dari Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti pelatihan yang difokuskan pada pengolahan komoditas unggulan daerah, yakni singkong dan pala, menjadi produk bernilai tambah seperti keripik ubi kayu, manisan pala, dan sirup pala.
Selama empat hari, peserta mendapatkan pembekalan materi di kelas mengenai peningkatan mutu produk, standarisasi industri, teknologi desain kemasan, hingga strategi pemasaran digital.
Selain itu, peserta juga mengikuti praktik langsung pengolahan produk serta melakukan kunjungan lapangan (field trip) ke pelaku usaha binaan BSPJI Manado untuk mempelajari penerapan standar industri dan pengembangan usaha secara nyata.
