“Seluruh kebutuhan dasar telah kami siapkan, mulai dari tempat istirahat, Pemasanagn jaringan Listrik, layanan kesehatan, Logistik Konsumsi, hingga dapur umum. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat kembali ke rumah dengan pengawalan TNI dan Polri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan bertanggung jawab terhadap kerusakan rumah warga, baik yang mengalami kerusakan ringan maupun berat. Pembangunan kembali rumah warga direncanakan akan segera dimulai pada pekan mendatang.
“Rumah yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat, akan dibangun kembali oleh pemerintah daerah. Untuk kerugian lainnya, akan didata oleh tim penanganan pasca konflik dan diproses secara bertahap,” jelasnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Desa Sibenpopo untuk dapat kembali ke desa masing-masing serta bersama-sama bergotong royong membersihkan puing-puing sisa konflik, sebagai langkah awal membangun kembali kehidupan yang aman dan harmonis.
