Fauzan meminta pemerintah daerah bersama instansi teknis segera melakukan survei lapangan untuk menentukan langkah penanganan, mulai dari pembangunan talud, pemasangan penahan tebing, hingga penguatan struktur lereng.
“Jangan sampai penanganan baru dilakukan setelah musibah terjadi. Pencegahan jauh lebih penting daripada penyesalan,” tegasnya.
Warga berharap, pemerintah segera merespons kondisi tersebut karena setiap musim hujan ancaman longsor kembali menjadi kekhawatiran utama masyarakat yang tinggal di sekitar tebing. Mereka khawatir longsor susulan dapat membahayakan keselamatan keluarga dan merusak permukiman warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana penanganan ancaman longsor di Desa Saria. (ais)