Pada perhelatan nasional nanti, Nasrullah tidak berangkat sendiri. Ia akan didampingi orang tuanya, khususnya sang ayah, selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai pembinaan, technical meeting, hingga hari perlombaan.
Pendampingan orang tua dinilai penting untuk memberikan dukungan mental dan moril kepada peserta, mengingat ini merupakan pengalaman pertama Nasrullah tampil di panggung MTQ tingkat nasional.
Sibli juga menitipkan pesan agar masyarakat Morotai terus memberikan doa dan dukungan. Menurutnya, keikutsertaan Nasrullah bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama Kabupaten Pulau Morotai dan Provinsi Maluku Utara.
“Kami berharap adik Nasrullah dapat mengikuti kegiatan MTQ Nasional dengan baik, menampilkan kemampuan terbaiknya, dan tentunya bisa meraih juara. Kalau bisa mengharumkan nama Kabupaten Pulau Morotai, itu kebanggaan kita semua,” harapnya.
Sibli juga menambahkan, prestasi Nasrullah harus menjadi motivasi bagi generasi muda Morotai lainnya untuk terus belajar Al-Qur’an dan mengasah kemampuan di bidang tilawah, hafalan, maupun cabang MTQ lainnya.