TERNATE- Pemkot Ternate memberikan support dan dukungan penuh untuk pemanfaatan stadion Gelora Kieraha, salah satunya dengan mengarahkan para ASN di Pemkot Ternate untuk melakukan pembersihan sisa material lokasi stadion Gelora Kieraha Ternate.
Kegiatan pembersihan ini sendiri dipimpin langsung Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly pada Rabu (9/10/2024) dilokasi Stadion Gelora Kieraha Ternate, dan diikuti ratusan ASN dari sejumlah OPD teknis.
Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, pembersihan ini sebagai partipasi Pemkot Ternate dengan melibatkan sejumlah OPD teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas Pemuda dan Olahraga termasuk Dinas PUPR serta Dinas Pemadam Kebakaran yang melakukan bakti sosial di lokasi Stadion Gelora Kieraha Ternate.
“Hari ini kita bakti, tujuan bakti ini sebagai gerakan ASN Kota Ternate ikut berpartisipasi membersihkan stadion Gelora Kieraha, yang kita ketahui pada 26 rencananya digelar laga perdana Malut United melawan Barito Putra,” katanya, usai bakti sosial.

Dikatakannya, pembersihan di areal lokasi Stadion Gelora Kieraha mulai dari dalam stadion dengan membersihkan sisa material yang tidak lagi digunakan, begitu juga pada sisi luar stadion Gelora Kieraha dengan membersihkan sisa material termasuk saluran buangan (drainase) dari dalam stadion yang dibangun Dinas PUPR Kota Ternate ditahun 2024 tepatnya di sisi utara stadion.
“Kalau material sisa galian, kita juga angkut dengan menggunakan tiga mobil dum truck dan 1 alat berat. Kalau hari ini belum rampung maka kita akan lanjutkan besok pagi (Kamis),” ungkapnya.
Menurutnya, kalau pembersihan dalam stadion sudah selesai dilakukan, berupa pemotongan rumput, kemudian pengangkutan sampah termasuk sisa material hasil pekerjaan.
Dia menyebut, Pemkot Ternate sangat mensuport agar stadion Gelora Kieraha bisa difungsikan untuk laga Malut United di liga 1, ketika tim PSSI datang meninjau kesiapan stadion Gelora Kieraha yang direncanakan pada Kamis (10/10/2024).
“Bentuk support kami salah satunya mengarahkan pegawai untuk melakukan pembersihan, sehingga kesiapan stadion ini bisa siap ketika tim PSSI turun meninjau,” terangnya.
Sementara kata dia, berkaitan dengan rekayasa lalu lintas saat laga Malut United sendiri nantinya akan diadakan rapat khusus dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya dari Polda dan manajemen PT. Mineral Trobos.
“Yang pasti nanti juga akan dilakukan rapat untuk mengatur lokasi parker bagi kendaraan roda empat dan roda dua, termasuk batasan area parker baik sisi barat maupun timur, dan kita juga akan sampaikan lokasi rekayasa lalu lintas melalui media sehingga bisa diketahui oleh para penonton yang akan berkunjung nonton di Stadion Gelora Kieraha,” terangnya.
Bahkan untuk keamanan sendiri kata dia, itu juga sudah dibicarakan antara Polda dengan manajemen, bahkan saat bakti sosial juga dari pihak keamanan bertemu dengannya untuk memastikan warung yang ada di sisi timur tribun stadion, sebelum 15 Oktober sudah harus dikosongkan.
“Karena itu salah satu bagian dari standar PSSI, dimana lokasi ring satu lingkaran stadion harus savety dan tidak ada pedagang, dan saya sudah minta Kadispora agar sebelum 15 Oktober semua warung harus di kosongkan, kalau langkah awal sudah dilakukan oleh Dispora tinggal menunggu waktu untuk dilakukan penyesuaian,” tutupnya.*
Editor : Hasim Ilyas

