TERNATE – Dengan dianugerahinya Sultan Baabullah sebagai Pahlawan Nasional, maka apa yang diwariskan oleh Baabullah ketika itu mestinya menjadi salah satu spirit bagi generasi saat ini.
Dan hal ini membuktikan bahwa Ternate punya sejarah masa lalu yang gemilang, namun sejarah itu masih kurang terpublikasi karena orang yang menulis tentang sejarah Ternate ini juga masih kurang. Untuk itu Pemkot berinisiatif untuk membantu memfasilitasi para sejarawan dalam menulis tentang sejarah Ternate.
Walikota Ternate Burhan Abdurahman menegaskan, pihaknya nanti akan mendiskusikan dengan pihak Kesultanan Ternate sebagai ahli waris, namun dengan penganugerahan gelar pahlawan ini ke depan nanti akan ada kegiatan yang lebih menyadarkan masyarakat.
“Sultan ini di zaman Kesultanan dulu sudah menyiarkan Islam, dan sudah menjunjung tinggi hak-hak asasi dan toleransi yang akan di break down dalam kegiatan,” ungkapnya.
Menurutnya, pada Sabtu nanti akan dilakukan syukuran dan kemudian akan didiskusikan dengan pihak Kesultanan, dan hal ini bagi dia sebagai momentum untuk menyelesaikan persoalan di kesultanan. “Ini momentum untuk menyelesaikan masalah di kesultanan,” terang dia.
Bahkan kata dia, perjalanan sejarah Ternate ini harus diperkenalkan secara dini kepada siswa, dalam beberapa waktu lalu sudah menugaskan Diknas namun itu belum terealisasi.
“Jadi seperti cerita pendek yang harus dipahami oleh generasi Ternate tentang Kesultanan Ternate, yang merupakan kesultanan besar dan cukup tua di Nusantara,” jelasnya. Lanjutnya, Pemkot nanti juga akan memfasilitasi penulis sejarah tentang perjalanan dan perjuangan Sultan Baabullah ini.
“Tapi yang saya inginkan bukan hanya Baabullah, tapi tulis sejarah Ternate secara keseluruhan, walaupun awal disingkat, nanti kedepan akan ada edisi baru yang memperluas,” tegasnya.(cim)

