TERNATE- Pada APBD tahun 2024 mendatang, Pemkot Ternate melalui Dinas PUPR Kota Ternate mengalokasi anggaran kurang lebih sebesar Rp12 miliar untuk penyelesaian pembangunan pelabuhan Hiri di Sulamadaha, dari alokasi anggaran sebesar itu 10 miliar diperuntukan bagi pembuatan/percetakan tetrapod, 1,5 miliar untuk tambatan perahu dan 5,5 miliar untuk selter.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Rusan M. Nur Taib mengatakan, alokasi anggaran di tahun 2024 untuk pembangunan di tiga kecamatan yakni Moti, Hiri dan Batang Dua tidak beda jauh dengan tahun 2023.
Namun alokasi anggaran di tiga kecamatan tersebut kata dia, lebih banyak dianggarakan untuk pembangunan pelabuhan Hiri yang ada di Sulamadaha.
“Fokus pekerjaannya banyak ke Sulamadaha (pelabuhan Hiri), karena itu juga bagian dari program BAHIM (Batang Dua, Hiri dan Moti),” katanya, pada Kamis (30/11/2023).
Dia memastikan, pada tahun 2024 pembangunan lanjutan pelabuuhan Hiri di Sulamadaha dianggarkan, dimana alokasi untuk percetakan tetrapod sebesar Rp10 miliar.
“Diantaranya kegiatan kami di Dinas PUPR ini anggarannya yang paling besar, yaitu paket Rp10 miliar di tetrapod pelabuhan Hiri ditambah dengan dukungan prasarana lain seperti tambahan perahu Rp1,5 miliar kemudian selter sebesar Rp550 juta, jadi totalnya sekitar Rp12 miliar untuk menyelesaikan pelabuhan Sulamadaha,” sebutnya.
Dikatakannya, pada tahun 2024 nanti Dinas PUPR masih melakukan penyediaan sarana prasarana dasar seperti jalan, air minum dan sanitasi. Jadi selain alokasi penggarannya melalui APBD tahun depan juga ada alokasi anggaran yang bersumber dari APBN yang diperuntukan bagi sejumlah kegiatan infrastruktur Pemkot Ternate, sumber anggaran dari APBN yang diterima setelah Pemkot Ternate beberapa waktu lalu mendapat reward dari Kementrian PUPR.
“Jadi kegiatannya itu termasuk pengembangan TPS3R di Tubo dan pengembangan benteng Oranje. Jadi kalau untuk 10 miliar peruntukan bagi pelabuhan Hiri ini insya Allah tahun depan sudah selesai,” tandasnya.*
Editor : Hasim Ilyas

