TERNATE– SK pegawai tidak tetap (PTT) pada seluruh OPD di lingkup Pemkot Ternate telah di teken Wali Kota Ternate, dan menyisahkan satu OPD yakni Satpol PP Kota Ternate yang belum di terbitkan.
Hal ini membuat 309 anggota Satpol PP yang masih tercatat sebagai PTT ini mulai was-was dan malas berkantor untuk menjalankan tugas mereka, bahkan mereka yang bertugas di pos penjagaan yang berada di depan kantor Wali Kota juga, sudah mulai malas menjalankan tugasnya.
“Iya ini karena teman-teman lain yang masih PTT itu belum terima SK, jadi mereka tidak tahu apakah masih di akomodir dalam SK PTT atau sudah tidak ada lagi, karena sampai sekarang mereka yang bertugas sudah berapa bulan ini belum terima gaji,” ungkap salah satu anggota Satpol PP Kota Ternate Selasa (29/3) kemarin, sembari menyebut aksi yang menuntut penutupan penimbunan di Fitu juga tidak lagi di kawal.
Kabid Penilaian Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Ternate Faizal A. Karim di konfirmasi mengatakan, hal ini di sebabkan karena SK PTT dari Satpol PP belum di teken Wali Kota. “Tinggal Satpol PP, kalau yang lain sudah di distribusi, jumlahnya sesuai anggaran itu sebanyak 300 orang tapi SK baru saya belum lihat,” katanya.
Menurutnya, sampai kini belum ada informasi penandatanganan SK anggota Satpol PP tersebut, namun dia memastikan SK PTT itu akan di terbitkan sebelum ramadhan.
“Kalau SK nya pak Wali sudah tandatangan mereka tinggal ambil saja, dan buat perjanjian kerja dengan masing-masing OPD, saat ini tinggal Satpol kalau OPD yang lain sudah ambil SK, bahkan ada PTT baru yang baru melapor” sebutnya.
Keterlambatan ini kata dia, karena saat diajukan oleh OPD tersebut masuk dilakukan verifikasi. “Bukan keterlambatan OPD,” tegas Faizal.(cim)

