Pemkot Ternate Harus Berpikir Out Of The Box

Kawasan rawan banjir di jalan Mangga Dua,

TERNATE – Pemerhati lingkungan Maluku Utara, Iskar Hukum mendorong Pemerintah Kota Ternate berpikir out of the box. Selain pendidikan lingkungan, Pemerintah juga harus menggait stakeholder, pengusaha, UMKM, dan akademisi untuk membahas masalah lingkungan di Ternate.

Tindakan itu perlu dilakukan dalam rangka mengatasi persoalan ekologi di Ternate, termasuk persoalan genangan air yang paling sering terjadi. “Mengatasi banjir di Kota Ternate tidak hanya sekedar mengeruk sedimentasi yang sejak lama mengendap di kali mati atau membuat gerakan memungut sampah dan kegiatan fisik yang lainnya,” tegasnya.

Pemerintah seharusnya lebih fokus pada masalah perilaku masyarakat. Pendidikan lingkungan merupakan medium efektif dalam rangka membentuk komitmen biotis peserta didik dengan tujuan jangka panjang.

Ia bahkan mengatakan, bila kita main tebak-tebakan soal wilayah mana saja yang akan mengalami banjir jika sudah masuk musim penghujan? “Maka saya menduga mayoritas masyarakat kota Ternate akan dengan sangat mudah menjawab tebakan itu,” katanya.

Fakta-fakta ini menunjukan bahwa masih ada soal tentang penyebab banjir belum tertangani secara baik. Beberapa drainase di Kota Ternate masih dipenuhi sampah saat musim hujan tiba. “Atau misal pemerintah buat sejumlah tempat sampah dan menambah armada pengangkut sampah, namun realitanya kita masih menemukan kantong kresek dan sedotan di kali mati, pesisir pantai dan drainase, kurang efektif baru berkonsekuensi terhadap anggaran juga,” ucapnya. (nas)

Berita Terkait