Pemkot Ternate Segera Uji Coba Alat Berbasis Digital

Rizal Marsaoly

TERNATE – Meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate bakal melakukan uji coba alat digital yang digunakan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkot berencana menguji coba pemasangan alat tersebut di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yakini Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan BP2RD pada Senin (15/08/2022).

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Minggu (14/08/2022) mengatakan, masa uji coba itu akan dilakukan selama tiga bulan kedepan, sesuai perjanjian kontrak antara Pemkot dengan pihak ketiga yang disaksikan langsung oleh tiga OPD teknis tersebut.

Tujuannya adalah, untuk melihat sejauh mana program optimalisasi baik dari Dishub, Disperindag maupun BP2RD terhadap wajib pajak dan retribusi, apakah bisah berjalan maksimal atau tidak.

Menurut Rizal, pengelolaan PAD berbasis digital merupakan salah satu komitmen wali kota dan wakil wali untuk melakukan pembenahan PAD di Kota Ternate.

“Pemkot terus melakukan upaya untuk meningkatkan PAD dengan berbagai cara, sesuai instrumen yang telah dibuat. Tahun 2022 ini saatnya pengelolaan PAD harus didukung dengan berbasis digital,” ucapnya.

Kata Rizal, saat ini pihak ketiga telah melakukan persiapan pemasangan alat wajib pajak di sejumlah hotel dan restoran di Kota Ternate. Sementera untuk Dishub dan Disperindag pemasangan alatnya bakal dilakukan di sejumlah titik area parkir.

“Pada prinsipnya kita akan terus memantau dan melakukan evaluasi di tiga OPD tersebut, karena dalam setiap Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD, mereka terus meminta kita untuk mengambil peran,” ungkapnya.

Ia berharap, setelah dilakukan pemasangan alat tersebut, OPD harus melakukan kolaborasi guna meningkatkan SDM untuk menggenjot PAD Kota Ternate. “Kita akan membuat pelatihan khusus kepada petugas di lapangan, karena meskipun alatnya sudah dipasang, tetapi kalau SDM nya tidak siap maka tetap akan bermasalah,” harapnya. (nas)