TERNATE– Pada Senin (21/3/2022) kemarin Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman memaparkan potensi Geopark Batu Angus Ternate, di Badan Pusat Geologi Nasional di Kota Bandung yang diterima langsung Kepala Badan Pusat Geologi, Eko Budi Lelono.
Wali Kota sendiri didampingi Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly, Ketua IAGI Malut Dedi Arif, IAGI Nasional Dicky Muslim, Kabid Geologi Provinsi Malut Halim.
Dimana, sebelumnya tahun 2019 Rizal Marsoaly yang saat itu menjabat Kepala Dinas Pariwisata proyek perubahan (proper) Kepemimpinan (PIM) dengan judul Destinasi Batu Angus Sebagai Hasil Produk Gunung Gamalama (Tahun 1737,1907) diinovasikan sebagai model pengembangan geowisata Ternate, dengan melibatkan Pengda Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Maluku Utara.
Tak hanya itu, di tahun 2020, Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pengda IAGI Malut dengan poin interesting, untuk pengembangan geowisata dan warisan geologi guna menuju Ternate sebagai Geopark Pulau Gunung Api. Dan di tahun 2020 juga, diusulkan untuk Geopark Nasional.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, batu angus merupakan salah satu potensi yang sangat luar biasa, karena ini akan menjadi aset geologi. Bahkan, di tahun 2020 lalu, sudah dilakukan penyusunan Road Map menuju Geopark, kemudian tahun 2021, pemetaan detail keragaman geologi oleh tim Pengda IAGI, dan dilanjutkan dengan finalisasi dokumen pengusulan.
“Di tahun 2021, geowisata Batu Angus menjadi yang terbaik pada seleksi pengembangan geowisata yang di prakarsai oleh PP IAGI dan MAGI guna mendapat dukungan pengembangan oleh Kementerian PUPR,” katanya.
Selain itu, menurutnya, hal ini dapat terwujudnya Ternate Geopark Youth Forum oleh Bapenas, yang mana tahun ini juga pengusulan warisan geologi, untuk pertama kali di Maluku Utara.
Dikatakan Wali Kota, skema pengusulan ini telah terintegrasi dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
“Langkah demi langkah telah kita lalui, bersama teman IAGI MALUT maupun pengurus IAGI Nasional. Kami berharap adanya kolaborasi pentahelix dengan Based Community, agar pemantapan dan penetapan tidak mengalami kendala,” sebutnya.
Dalam pertemuan itu aAda beberapa poin yang disampaikan antara lain, secara resmi Kota Ternate teregister sebagai kandidat warisan geologi, geosite terpetakan di 43 titik. Dan para tim asesor akan melakukan tahapan, yakni review, diskusi – visiting site, FGD dan penetapan.(cim)
