TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memberikan ruang bagi siapa saja yang ingin bekerjasama unuk membangun Kota Tidore Kepulauan, baik itu dalam meningkatkan pelayanan public, maupun tata kelola Pemerintahan.
Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Syofyan Saraha, mengaku saat ini, pemkot Tidore telah menjajaki kerjasama dengan SmartId dalam hal tata kelola pemerintahan.
Pasalnya, Kota yang kecil bahkan tidak terlihat di dalam peta dunia ini, namun menyimpan begitu banyak sejarah, dan memiliki peran penting terhadal Negara Kesatuam Republik Indonesia (NKRI). “Tidore sangat kecil, namun sejarahnya sangat besar dan luas,” ujarnya.
Ia mengaku, Kota Tidore telah menoregkan banyak prestasi di masa kepemimpinan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman. Saat ini, Kota Tidore telah mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 12 kali, dan 11 kali meraih adipura sebagai Kota kecil terbersih.
Sementara, Direksi PT Ide Bangsa Mahardika (SmartId) Suhartono Winoto, mengatakan, SmartId merupakan sebuah platform berbasis teknologi informasi dan konsultan tata kelola organisasi yang berpusat di Kota Malang dan bernaung dibawah PT Ide Bangsa Mahardika yang berfokus pada penguatan kinerja birokrasi.
