Pemkot Tidore Dukung Penuh Kegiatan Lokakarya Warisan Bawah Laut

Sementara Assoc. Professor in Archaeology, Flinders University Australia Prof. Dr. Martin Polkinghorne mengatakan Lokakarya ini bertujuan untuk menggali dan menyampaikan informasi kepada seluruh pihak terkait di Kota Tidore Kepulauan terkait warisan budaya bawah air di Tidore dan untuk bersinergi dalam melakukan penilaian kembali pentingnya warisan budaya situs kapal karam bersejarah di perairan Tidore yang telah diangkat secara komersial dan pernah dijarah.

Prof. Dr. Martin Polkinghorne berharap landskap budaya bawah laut menjadi sumber pengetahuan dan kebanggaan bagi masyarakat Tidore serta dapat menjadi sumber penghidupan dan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Lanjutnya, ada beberapa kegiatan yang akan di gelar diantaranya Lokakarya bersama masyarakat lokal, pemangku kepentingan, dan institusi pemerintah, Pelatihan dan peningkatan kapasitas terkait penanganan artefak dan pengelolaan situs warisan bawah air, Observasi arkeologis dan Pelaksanaan penenggelaman kembali sejumlah artefak bawah air yang diangkat pada tahun 1990-an dari Situs Tongowai ke lokasi asalnya di perairan Tidore, bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Tidore Kepulauan Daud Muhammad, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hamid A. Latif, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ridwan Hadji, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tidore Kepulauan Sardy Marsaoly serta perwakilan Penyuluh Perikanan. (hms)