Pemkot Tidore Kembali Sikapi Masalah Trayek di Loleo

Lebih lanjut, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini menambahkan, “di pundak Wali Kota Capt H. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, selalu mengupayakan bagaimana cara untuk mengatur supaya masyarakat bisa sejahtera dan adanya pemerataan, olehnya itu saya meminta kepada supir, juragan speed, maupun Ibu-Ibu Pedagang, butuh ketulusan dan keikhlasan dari kita semua,” imbuhnya.

Mengakhiri arahannya dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan memerintahkan Dinas Perhubungan Kota Tidore untuk segera menyurat ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dalam rangka melakukan audience membicarakan terkait permasalahan trayek yang ada di Loleo yang sudah lama terjadi dan belum ada titik temu.

Di sela-sela rapat tersebut perwakilan dari masyarakat Loleo juga mendukung kebijakan Pemerintah Daerah dan mengharapkan adanya solusi serta jalan keluar terbaik, agar persatuan masyarakat Loleo kembali seperti sebelumnya, sehingga masalah trayek angkutan umum ini tidak terjadi lagi dan perputaran ekonomi di seputaran Pelabuhan Loleo kembali kondusif.

“Keputusan Pemerintah Daerah kami akan terima dan kami tidak pernah membatasi, yang kami harapkan agar bagaimana caranya supaya persatuan masyarakat Loleo kembali seperti dulu, karena sebagai pedagang di seputaran Pelabuhan Loleo, kami bimbang dengan adanya masalah trayek ini, tidak tahu berada di posisi mana, kami hanya berharap situasi kembali kondusif agar perputaran ekonomi juga kembali seperti sebelumnya,” ungkap Safia Jauhar, salah satu pedagang di Pelabuhan Loleo.