Pemkot Tidore Terus Berupaya Tekan Inflasi

“Sudah tiga minggu lebih harga beras terus merangkak naik dan belum menghasilkan penurunan yang signifikan hingga saat ini,” kata Tomsi.

Tomsi Tohir juga memaparkan, kenaikan harga beras serta penyaluran bantuan sosial belum mencapai 50 persen secara nasional, sehingga diminta kepada semua pihak termasuk pemerintah daerah berkolaborasi dengan TPID untuk memaksimalkan fungsi dan pencegahan inflasi akibat kenaikan harga beras.

Tomsi juga menambahkan, bantuan beras sebanyak 21.353. 000 ton untuk September, Oktober dan November 2023, namun bantuan tersebut baru disalurkan sekitar 7 persen, yaitu 14. 997 ton. 

“Tolong kepala daerah dan Bulog untuk betul-betul menjalankan perintah bapak Presiden dalam percepatan penyaluran bantuan beras ini,” pintanya.

Menurutnya Tomsi, keterlambatan penyaluran beras berdampak pada kenaikan harga beras secara signifikan selama sebulan ini, bila realisasi penyalurannya cepat, maka harga beras akan turun.

Tomsi Tohir juga meminta agar pemerintah daerah aktif melakukan komunikasi dengan Bulog, agar bantuan beras bisa secepatnya disalurkan kepada masyarakat.

“Saya berharap jajaran pemerintah daerah secara rutin mengecek ketersediaan cadangan beras di daerah masing-masing dengan melibatkan Perum Bulog.” harap Tomsi.