“90 menit di lapangan adalah lawan, setelah itu kita adalah saudara. Jangan sampai hanya karena bola kaki kita malah saling bermusuhan sampai hubungan kekeluargaan malah menjadi renggang,” pintahnya.
Diakhir sambutan, Muhammad Sinen yakin dan percaya bahwa suasana kekeluargaan di Kelurahan Rum dan Rum Balibunga masih menjadi contoh yang baik karena masyarakatnya tidak akan terjebak dalam pola pikir dangkal.
“Kita adalah satu kesatuan yang tidak mudah terpancing dengan persoalan sepele,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua panitia Jamal Jainal, dalam laporannya mengatakan, turnamen gawang sedang Al-Mujahidin Cup II hanya melibatkan dua Kelurahan Rum dan Rum Balibunga dengan dua kategori yakni anak-anak dan dewasa .
Namun ada juga beberapa Kelurahan dan Desa di Kecamatan Tidore Utara yang diundang untuk turut meramaikan tournament tersebut . Sehingga tim yang terdaftar dan akan siap bertanding sebanyak 46 tim.
