“Kami juga menyampaikan kepada para ketua-ketua paguyuban yang ada di Halteng agar saling mengamankan anggotanya agar tidak berbuat sesuatu yang mengganggu keamanan warga dan kita semua,” tutupnya.
Sementara Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, ketika dikonfirmasi mengatakan, pelaku yang terlibat konflik hingga membawa senjata tajam itu diantaranya, pekerja asal Ambon Rohomoni pulau Haruku dan Suku Tulehu.
“Para pelaku yang menggunakan senjata tajam sementara dalam proses penyelidikan anggota Polres Halteng,” akunya.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
1 2
