“Upaya pencarian sudah dilakukan semaksimal mungkin dengan melibatkan berbagai unsur dan juga alut maupun personel, namun tuhan berkehendak lain sehingga korban belum dapat kami temukan dan dinyatakan hilang,” ungkapnya.
“Kami telah berkoordinasi dengan keluarga dan pihak perusahaan terkait penutupan operasi SAR. Di sisi lain, cuaca juga menjadi kendala utama tim dalam melakukan penyelaman di badan kapal maupun pencarian di permukaan air, karena pertimbangan resiko keselamatan tim sangat kami jaga,” sambungnya.
Atas hal itu, lanjut Iwan, Kansar Ternate telah menyampaikan informasi kepada masyarakat dan juga kapal-kapal yang melintas di area kejadian agar melapor ke Basarnas apabila melihat maupun menemukan korban.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR Kapal LCT SJP 168 A, dengan telah ditutupnya operasi SAR maka seluruh unsur dikembalikan kesatuannya masing-masing,” tuturnya.
Iwan menambahkan, unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut yakni, Kantor SAR Ternate, Polairud Ternate, Detasemen Pembekalan dan Angkutan XV/2.A Ternate, KM. Topadaidi, Lanal Ternate, KSOP Bitung, KSOP Ternate, Kantor Kesehatan Pelabuhan Ternate.
