Pendeta dan Guru di Kecamatan Batang Dua Berbagi Pengalaman Peringati Hari Lahir Pancasila

Berbagi pengalaman memperingati Hari Lahir Pancasila

TERNATE –  Pengurus Gereja Protestan Maluku bersama sejumlah guru dan pemuda di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate memperingati hari lahir pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2022 dengan berbagi pengalaman.

Kegiatan ini merupakan kegitana kedua, di tahun lalu pada momentum hari lahir Pancasil juga sudah pernah dilakukan. Dalam kegiatan itu, AMGPM Ranting Filadelfia dan Ranting Makedonia bersama Anak remaja SMTPI Jemaat GPM Tifure berbagi pengetahuan dan pengalaman keberagaman bersama guru di pulau Tifure.

Kegiatan yang dilangsungkan di pantai Pobo, Batang Dua dihadiri kepala sekolah SMP Negeri 14 kota Ternate, Iske. Menurutnya, mencintai pekerjaan merupakan kunci utama ia bertahan dan terus mengabdi hingga belasan tahun di Kelurahan Tifure, Batang Dua. “Hal pertama adalah mencintai pekerjaan kita,” kata Kepala Pendeta, Donny Toisutta menirukan ucapan Iske.

Ia mengatakan, di SMPN 14 Kota Ternate saat ini betul-betul menerapkan nilai-nilai pancasila. Kata dia, ada 4 agama dan berbagai suku di situ. 

“Sehingga sapaan-sapaan sudah tidak lagi didominasi oleh satu agama, bahkan dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya di SMPN 14 akan membuka ruang untuk doa-doa dari agama Islam maupun Hindu,” ungkapnya.

Ulis, seorang guru di SD 79 Kota Ternate mengatakan, sebagai anak Tidore yang bertugas di Batang Dua, tentu ia membutuhkan banyak penyesuaian di awal-awal dirinya bertugas. 

“Itu sih awal-awal kedatangan saya, tetapi lambat laun saya mulai terbiasa, ternyata bukan muslim saja yang punya banyak ibadah, tetapi di kristen juga,” katanya. 

Ia berharap, melalui Hari Lahir Pancasila, semua suku, agama, ras dan antar golongan dapat disatukan. “Ada banyak hal yang bisa didapatkan disini, terutama kepada para guru yang telah rela meninggalkan keluarga dan mengabdi di Kecamatan Batang Dua tersebut, kami sangat berterimakasih,” paparnya. (nas)