WEDA – Prosesi khatam Al-Qur’an yang dilaksanakan oleh Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Sabah Desa Were, Kecamatan Weda dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Halmahera Tengah. TPQ binaan ustadz M Noh tersebut berhasil mengkhatamkan 20 orang santri.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Halteng, H.M. Qubais Baba didampingi oleh Kepala Seksi Bimas Islam dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, mengucapkan syukur atas keberhasilan TPQ Nurul Sabah yang membina anak-anak usia dini untuk baca Al-Qur’an.
Qubais pun berbagai pengalaman saat dirinya kecil dulu, juga dibina di TPQ namun bedanya saat itu mengaji masih menggunakan alat bantu penerangan seadanya (loga-loga) lantaran belum ada listrik seperti saat ini. “Meskipun pada waktu itu TPQ belum masuk dalam kategori pendidikan non formal dalam sistem pendidikan nasional (sisdiknas), tapi semangat untuk bisa belajar mengaji begitu besar, sehingga bisa menghasilkan generasi Qur’ani yang baik pada waktu itu,” ujarnya.
Lebih lanjut Dia menyampaikan, seiring berkembangnya waktu dan teknologi saat ini, pendidikan TPQ juga sudah dimasukkan ke dalam kategori pendidikan nonformal dalam sisdiknas, maka diharapkan lulusan dari TPQ ataupun madrasah saat ini harus lebih baik kualitasnya dari generasi sebelumnya. “Fasilitas sudah ada, teknologi sudah bisa kita akses, sisa kita sebagai generasi penerus yang memanfaatkan semua itu secara baik, guna menciptakan generasi Qur’ani yang lebih baik kedepannya,” imbuh Qubais.
Kakankemenag juga menyampaikan, pendidikan di TPQ jangan hanya difokuskan pada bacaan maupun hafalan Qur’an semata, melainkan sebisa mungkin para santri juga diajarkan tentang ibadah keseharian dan juga dibina akhlak yang baik dalam kehidupan di keluarga maupun di masyarakat.
“Karena semua itu merupakan hal dasar yang harus dipahami oleh generasi penerus bangsa dan juga kerja sama orang tua dalam mendidik anak-anak sangat berpengaruh,” pesannya.
Sebelumnya, M. Noh selaku pembina TPQ Nurul Sabah menyampaikan, TPQ Nurul Sabah melaksanakan aktivitas pengajian setiap ba’da shalat maghrib sekaligus menjalankan program pemerintah daerah terkait maghrib mengaji. “Selain itu kami juga memiliki cita-cita besar yakni menghadirkan 1000 generasi Qur’ani di Kabupaten Halmahera Tengah kedepannya,” ungkap M. Noh. (udy)

