Selain itu, Satresnarkoba Polres Halsel terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk menutup jalur masuk peredaran narkotika ke wilayah tersebut. Pengawasan dilakukan pada sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk jalur transportasi dan distribusi barang.
“Kami harus membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk di pintu-pintu masuk seperti pelabuhan dan jalur pengiriman barang untuk mencegah masuknya narkotika ke wilayah Halbar,” tandasnya.
Hasba menegaskan, upaya memutus mata rantai peredaran narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi serta membimbing generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.
Ia menilai edukasi sejak dini menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran pelajar mengenai bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya menyerahkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan secara bersama-sama,” katanya.
Polres Halbar memastikan upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum dan langkah preventif guna menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. (ais)
