Pengumuman PPPK Guru di Ternate Tunggu Kemendikbud

Samin Marsaoly
Samin Marsaoly

TERNATE – Pengumuman hasil tes pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK atau P3K) untuk formasi tenaga guru sampai kini belum bisa diumumkan Pemkot Ternate, karena masih menunggu hasil yang belum diserahkan Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ke BKN.

“Jadi kami juga masih menunggu hasilnya, karena sampai sekarang belum juga disampaikan Kementrian Pendidikan ke BKN sehingga kami BKD seluruh Indonesia masih menunggu itu,” demikian disampaikan Kepala BKPSDM Kota Ternate Samin Marsaoly pada Senin (20/2/2023) kemarin.

Kata Samin, pengumuman hasil seleksi PPPK baru akan dilakukan setelah Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyerahkan hasilnya ke BKN baru yang akan diteruskan ke daerah untuk diumumkan.

“Ini sebenarnya sudah lewat jadwal, karena seharusnya sudah pengumuman. Keterlambatan ini nanti akan juga berpengaruh pada kontraknya yang telat, sehingga kami berharap secepatnya sesuai dengan jadwal,” ungkapnya.

Menurutnya, pengumuman seleksi PPPK untuk formasi guru ini mestinya harus dilakukan pada Februari bulan ini, sehingga daerah mulai melakukan pemberkasan bagi peserta yang lulus.

“Mestinya sekarang ini sudah harus dilakukan pemberkasan, sehingga minimal pada 1 Maret 2023 itu sudah harus penandatangan kontrak, sekarang ini formasi kesehatan sudah selesai pemberkasan tapi belum bisa kontrak karena kami menunggu pengumuman guru karena pengangkatannya harus bersamaan,” jelasnya.

Selain itu karena formasi guru dan kesehatan ini satu pembiayaan, sehingga dari BKN kata Samin, belum mau memproses data dari formasi guru mereka beralasan harus menunggu bersamaan dengan formasi tenaga guru.

“Karena hasil dari Kemendikbud belum juga di kirim ke BKN,” tandasnya.

Lanjut dia, jumlah formasi tenaga guru pada seleksi PPPK sebanyak 100 formasi, dan semuanya terisi saat seleksi beberapa waktu lalu yang tinggal diumumkan hasilnya. Bahkan untuk memastikan jadwal tersebut pihaknya akan menanyakan langsung ke Kemendikbudristek.(cim)