Perdana, TK Bina 11 Kota Maba Wisudakan 8 Peserta Didik

Kepsek TK Bina 11 Kota Maba saat memberikan sambutan

MABA – Taman Kanak – Kanak  Bina 11 Kota Maba Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) selama 2 tahun melaksanakan aktivitas belajar mengajar.

Kamis (23/6/2022) akhirnya perdana mewisudakan 8 peserta didiknya untuk melanjutkan pendidikan di jenjang selanjutnya yakni Sekolah Dasar (SD).

Acara pelepasan siswa yang dilaksanakan di sekolah TK tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba yang diwakili oleh Sekretaris Desa Azwar Addin, Ketua Komite sekolah Edi Septiagus Rajab, para peserta wisuda, orang tua murid serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah  TK Bina 11 Kota Maba Zubaidah Yusuf mengatakan sekolah yang dipimpinnya saat ini telah melaksanakan wisuda perdana sekalipun hanya beberapa orang peserta didik yang diwisuda, namun bagi dia ini adalah salah satu bukti sekolah tersebut hadir adanya untuk kepentingan pendidikan anak usia dini dan wajib diperhatikan oleh pemerintah.

“Maklum siswa kami hanya 8 orang akan tetapi bagi saya ini adalah sejarah bagi kami dan kita semua sekolah ini hadir dan mampu mewisudakan siswa untuk melanjut ke jenjang pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengaku jika TK Bina 11 juga saat ini masih banyak hal yang dibutuhkan terutama tenaga pengajar dan fasilitas pendukung untuk belajar, seperti taman dan lain lain.

“Di tempat ini saya juga mau sampaikan bahwa kami juga masih membutuhkan tenaga pengajar (guru) untuk siswa,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Soagimalaha yang diwakili Sekretaris Desa Azwar Addin dalam sambutannya menyampaikan  pendidikan usia dini adalah prioritas bagi pemerintah Desa Soagimalaha dalam realisasi program, oleh sebab itu kata dia, Pemerintah Desa akan selalu berkomitmen untuk mendorong dan mendukung aktivitas sekolah salah satunya TK Bina 11 Kota Maba.

Azwar juga setelah mendengar keluhan kepala Sekolah terkait minimnya tenaga pengajar dan fasilitas pendukung lainnya. Pihaknya berjanji jika pihak sekolah menemukan tenaga honorer atau guru pengajar, maka pemerintah desa yang bertanggung jawab terkait pembayaran gaji guru tersebut. 

Tak hanya itu, pemerintah desa juga bersedia menyiapkan fasilitas pendidikan seperti taman mainan siswa kendatipun tidak selengkap seperti bantuan dari pemerintah daerah.

“Atas nama pemerintah desa tentu kami juga berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah demi mendorong dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) mulai dari usia dini,” pinta Sekdes.

Azwar juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan jajaran dewan guru TK atas kerja keras dan dedikasinya mengajarkan anak-anak hingga diwisudahkan. (hmi)