TIDORE – Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan pada tahun 2023 mendatang, bakal fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di internal Pemkot Tidore.
Penguatan itu, nantinya dilakukan melalui Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat Pim) untuk pejabat eselon II, III dan IV. Tujuannya, agar pejabat tersebut dapat melakukan inovasi melalui proyek perubahan yang didapat dari Diklat Pim tersebut.
“Untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi, kita akan memperbaiki melalui kegiatan Diklat berjenjang yang nantinya diikuti oleh pejabat eselon II, III dan IV,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Tidore, Ismail Dukomalamo, saat ditemui sejumlah media di ruang kerjanya, Rabu, (13/07/22).
Sekda menambahkan, jika para pejabat sudah mengikuti Diklat Pim, maka secara otomatis mereka juga dituntut untuk berinovasi menciptakan program melalui Proyek Perubahan yang didapat dari Diklat Pim.
“Setiap peserta Diklat Pim ketika memasuki pendidikan terakhir, itu mereka diwajibkan melakukan proyek perubahan, dan proyek itu nantinya menjadi inovasi mereka untuk diterapkan di daerah,” jelasnya.
Sementara target untuk memberangkatkan pejabat mengikuti Diklat Pim, kata Sekda, akan dilakukan sebanyak 50 orang, hal itu bertujuan, agar setelah kembalinya mereka dari kegiatan tersebut, selain pengetahuan yang didapat juga ada inovasi yang bisa diterapkan.
“Jika 50 orang kita berangkatkan untuk ikut Diklat Pim, maka sudah tentu ada 50 inovasi yang nantinya dilahirkan, jadi melalui kegiatan ini, kita sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, karena output yang kita dapatkan itu juga besar, selain peserta dibekali pengetahuan juga dapat melahirkan inovasi,” jelasnya.
Bagaimana dengan Tidore yang dinilai sebagai daerah kurang inovasi.? Ditanya demikian, Sekda mengaku bahwa sebenarnya, setiap OPD sudah melakukan inovasi, hanya saja dalam penilaian, ada beberapa data yang terlambat dimasukan.
“Insya Allah di tahun ini kita akan memperbaiki, bahkan saya dengan Pak Wali maupun Pak Wakil juga sudah berkomitmen untuk kedepannya, minimal satu OPD harus satu Inovasi,” tegasnya. (ute)

