Pertengahan Tahun, Capaian PAD Pemkab Pulau Morotai 14 Persen

Ilustrasi

DARUBA – Walau sudah memasuki pertengahan tahun, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai baru di angka 14 persen.

Data yang diperoleh Fajar Malut, total capaian PAD Pemkab Pulau Morotai per 9 Juni 2022 sebesar Rp 8.326.071.554. Sedangkan target PAD Rp 59.469.354.892.

Untuk mencapai target tersebut, tentunya Pemkab Morotai masih harus menggenjot pendapatannya di angka Rp 51.143.283.338. Sementara Pemkab Pulau Morotai hanya memiliki 27 sumber pendapatan yang tersebar di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Parahnya lagi, ada sejumlah OPD yang tidak konsisten menggenjot PAD. Misalnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sampai hari ini capaiannya PAD baru Rp 5.850.000. Padahal, target yang dibebankan sebesar Rp 1.020.000.000.

Bahkan dalam data Mereka (DLH) bulan Januari dan April kosong tidak ada pemasukan. Sementara target yang diberikan Rp 1.020.000.000. Begitu juga Dinas Kesehatan (Dinkes). Instansi yang dipimpin Julius Giscar Krons itu, capaian PAD baru Rp 2.919.000, melalui sumber pendapatan retribusi pelayanan kesehatan Puskesmas.

Padahal target yang harus di capai Rp 3. 252.452.550. Terlihat, dalam lima bulan terakhir, pemasukan PAD Dinkes Morotai hanya pada bulan Maret, empat bulan tidak ada pemasukan dengan demikian Dinkes Morotai masuk dalam instansi dengan capaian PAD terkecil.

Sementara, OPD dengan capaian PAD tertinggi yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yaitu Rp 3.512.413.758, namun capaian ini masih di bawah 20 persen, karena target yang harus dicapai RSUD sebesar Rp 19.477.148.450.

Capaian PAD tertinggi kedua disusul Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), yang sudah di angka Rp 1.452.311.688. Namun capaian ini juga masih di bawah 10 persen, karena target yang harus dicapai BPKAD yaitu Rp 16.505.560.000.

Untuk lima OPD lainnya, berikut daftar capaian PAD. Dinas Perhubungan dan Infokom target Rp 4.000.000.000 capaian Rp 75.677.000.

Disperindagkop-UKM, target Rp 2.704.242.012, capaian Rp 120.333.500. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) target Rp2.600.000.000, capaian Rp336.109.500.

Dinas Pariwisata, target Rp1.523.210.000, capaian Rp32.326.000. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, target Rp1.500.000.000, capaian Rp 46.231.417. Berdasarkan data tersebut, maka bisa dilihat bahwa rata-rata capaian PAD dari 9 OPD sampai pada pertengahan tahun belum mencapai 50 persen. (fay)