Pj Bupati dan Plt Sekda Morotai Mangkir

Menurut Judi, secara kelembagaan DPRD tetap berkomitmen agar APBD-Perubahan 2023 tetap harus diajukan.  Ini karena ada beberapa masalah yang harus diakomodir dalam APBD-Perubahan. 

“Misalnya air PDAM yang di beberapa desa di seputaran kota ini belum jalan sampai sekarang. Terus dalam beberapa hari ini Dukcapil tidak bisa lagi memberikan pelayanan pembuatan e-KTP dan lain-lain karena tintanya habis. Belum lagi obat-obat di RSUD Ir Soekarno yang sudah habis tapi dari pihak Kimia Farma tidak bisa lagi berikan dengan alasan hutang obat kurang lebih Rp 3-6 Miliar belum dilunasi Pemda. Dan masih banyak lagi masalah,” papar Judi. 

Masalah ini, bagi dia, hanya bisa diatasi melalui APBD-Perubahan.  “Belum ada keluhan dari ASN katanya ada OPD yang dianaktirikan. Jadi hanya OPD tertentu yang TTP-nya dibayar, yang lain tidak,” pungkas Judi.

Ditanya, apa langkah DPRD jika Pj Bupati dan Plt Sekda kembali mangkir dari jadwal RDP pada Senin pekan depan ?, kata Judi, itu nanti kembali diputuskan pada Senin depan. “Nanti kita lihat perkembangannya,” pungkas Judi.

Pewarta : Muhammad Rifai
Editor   : Erwin  Egga