Sebelumnya, hasil dari kerikil-kerikil yang ada, warga hanya mengandalkan dengan cara menumbuk secara manual pakai palu dengan berat tiga kilo. “Bahkan hasil dari kerikil-kerikil yang di tumbuk salah satunya adalah pembangunan dermaga peniti, sejumlah bangunan pemerintah seperti jembatan dan lain-lain,” ujarnya.
Kemudian tim juga melihat salah satu rancangan Asrif, yaitu alat penarik material batu yang berada di lokasi kerjanya. Tujuan Asrif merancang alat penarik material batu untuk mempermudah pengambilan material yang jaraknya kurang lebih 100 meter.
Dari hasil kajian teknis oleh tim Nakertrans yang dipercayakan oleh Penjabat Bupati Halmahera Tengah, tim kemudian mendata sejumlah peralatan untuk menunjang usaha Asrif dan ibu-ibu di desa setempat.
Asrif Nasir mengatakan, walaupun secara pribadi belum pernah bertemu sama Bupati dan Kadis Nakertrans. “Tapi alhamdulillah Bupati dan Pak Kadis mau membantu kami, terima kasih atas kepedulian semua pihak terkhusus Pak Bupati dan Pak Kadis,” terangnya.
Di tempat yang sama Sufi salah satu warga Desa Peniti menyampaikan salam hormat kepada Bupati dan Kadis Nakertrans. “Kami merasa sangat berterima kasih dan bersyukur atas kedatangan tim yang Pak Bupati dan Pak Kadis utus ke Desa Peniti karena melihat langsung kami bekerja,” tutur Sufi.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
