Pj Bupati Kembali Tanam Padi Inpari 32 di Trans Waleh

Dengan itu, dirinya meminta agar hasil panennya harus diuji kadar airnya sehingga pada saat panen jangan pecah.“ Hasil panen kita harus teruji. Karena selain penyediaan pupuk, Pemda juga akan menyediakan obat padi,” tukasnya.

Atas dukungannya, Ikram juga akan menjamin ketersediaan pupuk para petani. “Jadi berapapun kemampuan produksi petani, segera disampaikan berapa banyak kebutuhan pupuknya,” ujarnya.

“Saya perintahkan kepada Kadis Pertanian untuk menggunakan dana BTT (Bantuan Tak Terduga) agar menjawab semua kebutuhan mendesak para petani, karena itu bagian dari kemaslahatan masyarakat,” akunya.

Orang nomor satu di Pemkab Halteng ini pun mengajak warganya untuk menghubungi dan menyampaikan detail permasalahan dan kebutuhan petani. “ Jadi, petani tidak boleh takut. Silahkan sampaikan kebutuhan itu. Saya tidak mau lagi kedepan ada yang keluhkan soal pupuk dan kebutuhan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu Kadis Pertanian Yusmar Ohorella mengatakan, ini adalah lokasi ke 3 setelah Pj Bupati mencanangkan 110 hektar untuk tahun 2024 musim tanam pertama, dengan akumulasi 110 ha itu sudah lebih menjadi 111 hektar. “ Diketahui, benih padi yang siap ditanam pada kesempatan tersebut adalah di lahan seluas 17.75 ha,” tukasnya.

Pewarta   : Amirudin Hi Ibrahim
Editor  : Mahmud Daya