TERNATE – Empat (4) pejabat Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Selasa (23/06) positif Covid-19.
Jubir penanganan Covid-19 Kota Tikep Saiful Salim kepada Fajar Malut mengatakan, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19, untuk kota Tikep terjadi penambahan 26 kasus positif baru, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan PCR BTKL Manado, TCM RSUD Chasan Boesoeiri dan Laboratorium Prodia Ternate yang dikirim ke gugus tugas Kota Tikep.
Kata Saiful dari ke 26 orang tersebut, 4 diantaranya pejabat eselon II dilingkup pemerintah Kota Tikep, mereka adalah inisial KE, perempuan 58 tahun asal kelurahan Indonesiana, status sebelumnya OTG. SH jenis kelamin laki-laki 57 tahun asal kelurahan Indonesiana, status sebelumnya PDP, pejabat yang ketiga adalah MY jenis kelamin laki-laki 58 tahun asal kelurahan Tomagoba, status sebelumnya PDP dan pejabat yang ke empat adalah YT, jenis kelamin laki-laki 50 tahun asal kelurahan Goto, status sebelumnya OTG.
Kata Saiful, penambahan 26 kasus baru, 25 diantaranya terpapar melalui transmisi lokal karena tidak punya riwayat perjalanan dari luar daerah, namun mereka memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif maupun PDP, sementara 1 adalah kasus impor karena punya riwayat perjalanan dari daerah terjangkit/transmisi lokal, dimana yang bersangkutan datang berobat di RSD Tikep dan diuji swab hasilnya positif covid-19.
Kata dia, hasil pemeriksaan uji swab yang diterima dari gugus tugas Provinsi Malut melalui pemeriksaan di BTKL Manado ,TCM Laboratorium RS Chasan Boesoiri dan Laboratorium Prodia Ternate sebanyak 31 spesimen diagnostik dan 3 spesimen follow-up, dari 31 spesimen diagnostik 26 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan 5 tidak terkonfirmasi atau negative.
Sementara 3 spesimen follow up 1 diantaranya masih positif dan 2 negatif, dimana 2 warga yang negative salah satunya walikota Tikep dengan follow up swab ketiga, dan pasien asal Bobo, M Ikra yang telah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan selasa sore. “Adanya penambahan 26 kasus baru ini, maka Kota Tidore Kepulauan sampai dengan hari ini Selasa 23 Juni 2020 total komulatif pasien terkonfirmasi positif sebanyak 65 orang, 11 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 6 orang meninggal dunia dan 48 dalam penanganan,” jelasnya.
“Peningkatan kasus konfirmasi positif yang siginifikan dikarenakan terjadi penumpukan spesimen swab di BTKL Manado dan Lab RSCB Ternate yang sudah dikirim sejak kurang lebih 1 bulan lalu, tetapi hasilnya baru keluar,” jelasnya.
Diketahui dari 4 pejabat tersebut, 2 diantaranya sempat di rawat di RSU Tikep, namun kondisinya terus membaik, akan tetapi menunggu hasil Swab test telalu lama sehingga kedua pejabat tersebut kembali ke rumah.(nas)

