Akibatnya, tiga warga tersebut terombang-ambing dan hanyut terbawa arus laut hingga ke perairan Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, sebelum akhirnya ditemukan nelayan setempat yang sedang melaut.
Saat ditemukan sampai dilakukan evakuasi, ketiga korban dipastikan dalam keadaan selamat dan langsung dibawa ke Kantor Pos Polairud Marnit Kota untuk pemeriksaan kesehatan, serta dimintai keterangan.
Saat terombang-ambing di lautan kawasan perairan Teluk Tomini wilayah selatan Gorontalo, ketiga korban mengaku kehabisan stok makanan dan air minum sehingga harus meminum air laut.
Sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat, Polairud Polda Gorontalo telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan menyerahkan tiga warga Maluku Utara tersebut kepada pihak perwakilan keluarga dalam kondisi sehat.
Selain itu, Polairud telah berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk memfasilitasi proses pemulangan tiga warga tersebut ke kampung halamannya menggunakan kapal komersial.
“Dengan insiden ini, Ditpolairud Polda Gorontalo mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk menunda aktivitas melaut sementara waktu demi keselamatan bersama, mengingat kondisi cuaca buruk sedang melanda sebagian besar perairan Teluk Tomini,” imbuhnya.(ant)