Polda Malut telah dan akan terus melaksanakan sosialisasi baik itu terkait bahaya radikalisme dan terorisme, bijak dalam menggunakan media sosial serta mewujudkan pilkada aman dan damai tanpa berita bohong dan ujaran kebencian.
Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Polda Maluku Utara dan jajaran merupakan upaya kontra radikal dalam mencegah paham radikalisme dan separatisme, oleh karena itu perlu kerjasama dan sinergitas semua pihak dalam mencegah paham-paham radikal yang dilarang ini.
Dalam mencegah kegiatan terorisme perlu adanya peran dari seluruh elemen masyarakat mulai dari Stakeholder, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyartakat, serta para orang tua dalam hal memberikan pengawasan terhadap perilaku anak-anaknya dalam berkehidupan sehari-hari.
“Selain itu, insan pers sangat berperan penting dalam hal memberikan pemahaman dan sosialisasi dalam konteks pemberitaan terkait bahaya radikalisme”. Jelasnya.(*)
