TERNATE – Untuk mengetahui terdapat tindak pidana dalam peristiwa keracunan massal warga di Kelurahan Tobololo, Ternate Barat, Kota Ternate, maka Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Ternate bakal menyelidiki kasus keracunan tersebut
Kapolsek Pulau Ternate, Ipda Ni Made Chandra Dewi saat dikonfrimasi menyatakan, saat ini anggotanya masih terfokus dengan evakuasi para korban yang diduga mengalami keracunan makanan. “Kita fokus ke evakuasi dulu, semua anggota sudah saya terjunkan ke lapangan untuk evakuasi, termasuk mobil patroli,” ungkapnya.
Made menyebut, sedikitnya ada 4 rumah sakit rujukan untuk melakukan penanganan terhadap warga yang mengalami keracunan. “Ada empat rumah sakit rujukan, diantaranya, RSUD-CB, RS Islam, SR Tentara dan RS Dharma Ibu,” katanya.
Menurutnya, selain anggota Polsek, pihaknya juga dibantu oleh pihak RS Bhayangkara pihak pemerintah kecamatan dan Puskesmas untuk melakukan evakuasi para korban. “Kita masih data terus para korban yang diduga keracunan makanan, karena datanya ada penambahan terus,” jelasnya.
Setelah evakuasi para korban kata Kapolsek, pihaknya akan mulai melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk dengan ahli. “Nanti sudah selesai baru kita penyelidikan, yang pasti kita fokus ke korban dulu,” pungkasnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan jumlah korban keracunan saat ini mencapai 54 orang yang telah dirujuk ke 4 rumah sakit di kota Ternate. 17 orang dirawat di RSUD Chasan Boesoirie. 18 orang di Rumah Sakit Dharma Ibu, 17 orang lagi di Rumah Sakit Tentara kemudian ada 2 warga yang juga baru sore tadi dilarikan ke rumah sakit, namun telah dipulangkan untuk menjalani rawat jalan.
Selain itu, tercatat ada 6 orang yang sebelumnya dirawat di RSUD Chasan Bosoerie juga telah diizinkan pulang untuk rawat jalan. (cr-02)

