Polisi Kantongi Indentitas Pelaku Bentrok di Halteng

Kapolres Halteng, AKBP Moh Zulfikar Iskandar

WEDA – Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Moh Zulfikar Iskandar menegaskan, akan menangkap para pelaku pembuat kekacauan di Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Minggu (25/12/2022). 

“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim untuk menangkap para pelaku dan di bawa ke Polres untuk diproses,” kata Kapolres Halteng, AKBP Moh Zulfikar Iskandar, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (26/12/2022).

Kapolres mengatakan, setelah kejadian itu, pihaknya bersama dengan tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat melakukan pertemuan agar tidak lagi ada kejadian dan palang jalan.

“Biarlah kami yang melaksanakan tugas penyelidikan, dan pengamanan sehingga seluruh warga dapat merasa aman dan nyaman,” ujar Kapolres.

“Saya tegaskan kepada seluruh warga agar kejadian tersebut serahkan kepada aparat keamanan guna menyelidiki dan menangkap para pelaku,” sambung Kapolres.

Dia mengimbau, agar tidak terprovokasi terutama di media sosial atau lainnya.  “Biarkan kami pihak keamanan bekerja guna mengusut secara tuntas dan tidak akan terulang lagi kejadian tersebut,” tegasnya.

Sementara berkaitan dengan informasi adanya warga yang melakukan pergerakan untuk saling serang dan informasi ada korban meninggal dunia. Kapolres mengaku, tak ada korban meninggal dunia.  “Tidak ada korban meninggal dunia, saat ini sudah kondusif, kita lagi hearing,” jelasnya.

Sementara itu, terkait karyawan IWIP yang tidak masuk kerja karena ada palang jalan akibat kejadian tersebut, Kapolres mengaku telah berkoordinasi dengan PT IWIP untuk tidak diberi peringatan (SP) atau mangkir kerja.

“Perusahan sudah memaklumi dengan adanya kejadian tersebut, dan perusahan tidak akan memberi SP atau mangkir terhadap karyawan yang tidak kerja,” terangnya.

Untuk permintaan dari keluarga korban agar dilakukan visum sudah lakukan di RSUD Weda. “Sementara ini korban luka masih  mendapatkan perawatan medis. Dan sampai saat ini saya perintahkan kepada anggota untuk tetap berada di RSUD Weda,” ucapnya. (udy)