Dimana sesuai pemetaan daerah kerawanan pemilu diketahui daerah kurang rawan sebanyak 24 TPS, daerah rawan 256 TPS kemudian setengah rawan 10 TPS. “Jumlah personil pengamanan untuk Polres Halteng sebanyak 198 personil, BKO (bawah kendali operasi) Polda Malut 94 personil, BKO Brimob 33 personil, dan Samapta 27 personil,” sebutnya.
Selain itu juga, Kapolres Halteng mengatakan sejauh ini berkaitan dengan pesta demokrasi, yang berhubungan dengan pengamanan, pihaknya melaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan), kemudian Polres Halteng juga membuat pos terpadu gabungan TNI dan Polri yang ditempatkan di wilayah lingkar tambang khususnya di PT. IWIP untuk mengantisipasi segala macam bentuk kamtibmas, dan hal-hal yang memicu pelanggaran tindak pidana.
“Polres Halteng juga telah melaksanakan program “Lapor Ndan” melalui nomor Whatsapp pribadi saya 0981283742004. Program ini bertujuan memberikan quick respon terhadap seluruh laporan masyarakat baik dalam tahun politik dan bukan tahun politik dalam rangka merespon pengaduan masyarakat,” akunya.
“Alhamdulilah lewat program ini juga Polres Haleng berhasil membantu salah satu korban penipuan, korban di Jawa Timur dan tersangkanya kami tangkap di wilayah Polres Halteng,” terangnya.
