Polres Kepulauan Sula Kukuhkan 10 Da’i Kamtibmas Jelang Ramadan

“Kegiatan pembekalan dan pengukuhan ini merupakan bagian dari wajah Polri di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Saya minta para Da’i Kamtibmas tampil profesional, humanis, dan edukatif,” Jangan kaku, sampaikan pesan Kamtibmas dengan santun agar masyarakat nyaman,” ucapnya.

Kodrat juga menginstruksikan agar para personel yang akan berdakwah ini tidak bergerak sendiri. Sinergitas dengan pemerintah desa, tokoh pemuda, serta takmir masjid menjadi kunci utama agar pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan baik oleh jamaah.

“Tugas di lapangan harus bersinergi. Silaturahmi dengan Kades, tokoh pemuda, dan pengurus masjid. Dengan begitu, pesan tentang pencegahan kejahatan, bahaya narkoba, hingga keselamatan berlalu lintas bisa mengalir dalam bingkai dakwah yang menyejukkan,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIT ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten. Dari unsur Kementerian Agama, yakni Ustad Amirullah Mandaya dan Ustad Anwar Kuba yang memberikan materi terkait metode dakwah di bulan Ramadan. 

Sementara dari jajaran Polres, materi teknis disampaikan oleh Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, hingga Kasi Humas yang fokus pada isu-isu kriminalitas dan gangguan kamtibmas yang kerap muncul selama bulan puasa.

“Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Hal ini menunjukkan bahwa pembekalan tersebut dinilai penting sebagai bekal komunikasi di lapangan,” ungkapnya.Salah satu peserta mengaku siap mengemban amanah baru ini di tengah kesibukan sebagai personel kepolisian. Dengan bekal materi dari para ulama dan atasan, mereka berharap bisa menjadi jembatan antara institusi Polri dan masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan damai.(cr-02)