Mantan Wadir Krimum Polda Malut itu berharap, agar suasana Pilkada berlangsung aman dan kondusif seperti suasana Pemilu kemarin.
Bahkan, kata Kapolresta, berdasarkan perkiraan intelijen, pihaknya telah menginventarisir tentang pemetaan wilayah rawan konflik. Bahkan, hal itu juga telah disampaikan ke Polda Malut.
“Makanya lewat kegiatan ini, kami sudah sampaikan ke para tokoh-tokoh ini agar bisa menghimbau ke masyarakatnya untuk menjaga suasana kamtibmas yang kondusif,” tuturnya.
Sementara, bakal calon Wali Kota, Muhammad Sinen dalam pertemuan itu mengatakan, dalam setiap kegiatan, dirinya selalu menghimbau kepada masyarakat agar menunjukan kepada TNI dan Polri bahwa masyarakat Tidore juga bisa menjaga keamanan dimulai dari diri sendiri.
“Itu dibuktikan pada momen Pemilu kemarin bahwa meskipun ada perbedaan pilihan, namun selesai dari itu, Kota Tidore dalam kondisi adem-adem saja,” ungkap Muhammad Sinen.
Ayah Erik sapaan Muhammad Sinen ini berharap, dengan adanya kegiatan sambang yang dilakukan Polresta Tidore ke semua bakal calon membawa situasi kamtibmas tetap kondusif sekalipun ada perbedaan pilihan di Pilkada. “Rum di masa lalu mungkin masuk daftar merah, tapi Rum saat ini dan Rum di masa lalu sudah sangat berbeda jauh. Saya jamin, Rum akan menjadi contoh terbaik dalam menjaga kamtibmas dibandingkan dengan kelurahan lain di Kota Tidore,” tandasnya. (ute)
